Pembinaan dan sosialisasi beasiswa KIP-K 2020 – 2022  || UST

Pembinaan dan sosialiasasi penerima beasiswa KIP-Kuliah merupakan progam yang di selenggarakan oleh biro pemasaran Universitas, pada Kamis ( 24 /11 ) di gedung pusat UST ( ruang Auditorium lantai 4 ). Ada pula sambutan acara tersebut di isi oleh Bapak Wakil Dekan III, Drs. Widodo Budhi M.Si. beliau memberikan saran untuk menggali potensi diri mahasiswa untuk berprestasi dan mengharumkan Universitas SarjanaWiyata Tamansiswa. Kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua biro pemasaran Universitas Bapak Sugiyamin S.Sn M.Hum.

Setelah sambutan dari Wakil Dekan III dan ketua Biro Pemasaran UST, ada pula acara selanjutnya yaitu pembinaan yang di isi oleh narasumber Dr. Cand Widodo, M.Pd. beliau mempunyai latar belakang anak dari seorang Petani di jawa timur tepatnya kota Banyuwangi, walaupun begitu Beliau memiliki motivasi untuk mengangkat derajat martabat Keluarga. beliau mengawali karirnya dengan masuk perguruan tinggi di UNY dengan menjadi salah satu perwakilan Mahasiswa Bidik Misi Berprestasi pada tahun 2012 dan 2013. Ada pula beliau bisa bertemu dengan Menteri pendidikan dan Presiden SBY, Berkat prestasi Juara LKTI, Medali Perak PIMNAS, Juara Umum Mobil Listrik, Juara 2 Kincir Angin Level Nasional dan ikut Event Internasional dalam Bidang Karya Tulis. Sehingga beliau dapat Lulus dengan waktu 3,7 Tahun dengan predikat Tercepat dan Lulusan Berprestasi di Bidang Penalaran.

Dalam Acara tersebut Pak Widodo sebagai narasumber memberikan Pemamparan Motivasi Bertemakan “Membangkitkan Potensi Mahasiswa KIP UST”. Terkait hal ini sebagai mahasiswa penerima Beasiswa beruntung, serta bersyukur bisa di berikan kesempatan untuk meneruskan jenjang perguruan tinggi yang dibiayai oleh pemerintah. Maka dari itu narasumber mengajak mahasiswa untuk Terus mengukir Prestasi dan Kreativitas. Kemudian Pak Widodo memeberikan sedikit cerita, dalam hal Pencapaian menciptakan Mobil Listrik itu membutuhkan Tim Work yang Solid.  jika tidak bisa menemukannya maka ciptakanlah.

Sebagai mahasiswa dengan diberikannya kesempatan maksimal 8 semester atau 4 tahun untuk menyelesaikan studi. Maka dari itu narasumber berpesan untuk mahasiswa agar lulus tepat waktu atau lebih baiknya lulus lebih cepat. Selanjutnya cara kita untuk lulus tepat waktu, dibutuhkan management waktu dan planing agar mahasiswa nantinya tidak bingung setelah Lulus mau kemana.

Rentang usia manusia Dewasa yaitu 20 tahun hingga 60 tahun atau lebih. Pak Widodo berpesan Seiring berjalannya waktu untuk mahasiswa dapat Belajar kemudian Berprestasi, Fokus terhadap Pengembangan diri, Lalu Meniti Karir, Dan beristriahat dengan Berbagi dalam hal kebaikan. Maka dari itu kita juga membutuhkan Logika untuk Berfikir Dewasa.

“ Ilmu yang dapat mahasiswa ambil dari pemaparan para narasumber, memberikan pengaruh besar terhadap motivasi dan potensi akademik maupun non akademik mareka di jenjang S1 ini ”. ( Anandwi dan Yuli )

Tinggalkan Balasan